Yogyakarta -- Pada September 2024, langkah konkret menuju realisasi Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dimulai. Sebanyak 292 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah siap untuk memindahkan kantor mereka ke IKN, menandai awal dari transisi monumental ini.

Keputusan untuk memindahkan kantor pusat beberapa instansi pemerintah ke IKN adalah langkah strategis yang diambil untuk mendukung visi pemerintah dalam membangun IKN sebagai pusat pemerintahan yang baru. IKN, yang terletak di wilayah luar Jakarta, akan menjadi simbol baru bagi kesatuan dan keberagaman Indonesia serta mendistribusikan pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan lebih merata di seluruh negeri.

Langkah pertama ini melibatkan 292 ASN dari berbagai kementerian dan Sekjen Kemenkeu yang bersiap-siap untuk menempati kantor-kantor baru mereka di IKN. Pemindahan ini tidak hanya sekadar perpindahan fisik, tetapi juga menandakan komitmen pemerintah untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.

Kepindahan ASN dan Sekjen Kemenkeu ini juga memberikan sinyal positif kepada masyarakat bahwa pemerintah serius dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus mengukuhkan citra kepemimpinan yang progresif dan berani dalam mengambil keputusan strategis untuk kemajuan bangsa.

Dengan demikian, September 2024 akan menjadi tonggak sejarah yang penting dalam perjalanan menuju pembangunan Ibu Kota Nusantara. Langkah awal ini menandai komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan akses layanan publik di seluruh wilayah Indonesia, sehingga memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka negara kepulauan yang besar dan majemuk.