Yogyakarta -- Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur telah merilis data terbaru yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat okupasi hotel di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sejak awal tahun 2024, okupasi hotel di kawasan ini meningkat hingga 54,8%. Data ini mencerminkan antusiasme yang tinggi dari berbagai kalangan terhadap perkembangan IKN yang baru.

Peningkatan okupansi hotel ini tidak lepas dari berbagai faktor, termasuk meningkatnya aktivitas pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek strategis nasional di kawasan IKN. Banyaknya kunjungan dari pekerja, pejabat pemerintah, serta pengusaha yang terlibat dalam proyek pembangunan, turut mendorong peningkatan permintaan akomodasi.

Selain itu, menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79, antusiasme masyarakat dan wisatawan untuk mengunjungi kawasan IKN semakin meningkat. Pemerintah daerah bersama dengan berbagai pihak terkait telah mempersiapkan berbagai acara dan kegiatan untuk memeriahkan perayaan HUT RI ke-79. Kegiatan-kegiatan ini diperkirakan akan menarik lebih banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri.

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, menyambut baik peningkatan ini dan mengharapkan agar tren positif ini dapat terus berlanjut. "Peningkatan okupasi hotel ini merupakan indikasi positif bahwa IKN semakin diminati. Kami akan terus mendukung pengembangan fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di kawasan ini," ujar Isran Noor.

Para pelaku industri perhotelan di kawasan IKN juga optimis bahwa tren peningkatan okupasi akan terus berlanjut. Mereka telah mempersiapkan berbagai fasilitas dan layanan terbaik untuk menyambut tamu yang datang, terutama menjelang perayaan HUT RI ke-79. Beberapa hotel bahkan menawarkan paket-paket khusus dan promosi menarik untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Dengan segala persiapan dan antusiasme yang ada, diharapkan perayaan HUT RI ke-79 di IKN akan menjadi momentum penting yang semakin memperkuat posisi IKN sebagai pusat aktivitas baru di Indonesia. Peningkatan okupasi hotel ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan, data terbaru dari BPS Kaltim menunjukkan bahwa perkembangan IKN tidak hanya memberikan dampak positif bagi sektor pembangunan, tetapi juga bagi industri perhotelan dan pariwisata di kawasan tersebut. Semangat untuk menyambut perayaan HUT RI ke-79 semakin memperkuat optimisme dan harapan akan masa depan yang lebih cerah bagi IKN dan seluruh Indonesia.