Yogyakarta -- Pemerintah terus berkomitmen untuk memastikan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam upaya ini, Otorita IKN bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meningkatkan intensitas sosialisasi terkait Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) kepada masyarakat di sekitar IKN.

Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat mengenai perubahan yang akan terjadi seiring dengan pembangunan IKN. Sosialisasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penataan ruang, relokasi, hingga dampak ekonomi dan sosial yang akan dirasakan oleh penduduk sekitar. Dengan demikian, masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.

Otorita IKN dan Pemprov Kaltim menyadari bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci sukses dari setiap proyek pembangunan. Oleh karena itu, mereka mengadakan berbagai kegiatan sosialisasi seperti seminar, lokakarya, dan diskusi kelompok terarah. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi non-pemerintah, untuk memberikan informasi yang komprehensif dan menjawab pertanyaan serta kekhawatiran yang ada di masyarakat.

Dalam sosialisasi ini, masyarakat diberikan informasi mengenai program-program pemerintah yang dirancang untuk menangani dampak sosial dari pembangunan IKN. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan bahwa masyarakat yang terkena dampak langsung mendapatkan kompensasi yang layak dan dukungan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Program-program pelatihan keterampilan juga disiapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan di sektor-sektor baru yang muncul sebagai dampak dari pembangunan IKN.

Selain itu, aspek lingkungan juga menjadi perhatian utama dalam sosialisasi ini. Otorita IKN dan Pemprov Kaltim menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar, termasuk upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan IKN tidak merusak ekosistem lokal dan tetap menjaga keseimbangan alam.

Dengan peningkatan intensitas sosialisasi ini, diharapkan masyarakat di sekitar IKN dapat lebih memahami dan menerima perubahan yang akan terjadi. Kolaborasi antara Otorita IKN dan Pemprov Kaltim ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun IKN dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, serta memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Mari kita bersama-sama mendukung pembangunan IKN yang lebih baik, demi terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera.