Yogyakarta -- Pejabat (Pj)
Gubernur Kalimantan Timur, mengakui bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN)
merupakan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah dalam merealisasikan Sila
Kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Menurutnya, pembangunan IKN bukan hanya tentang pemindahan pusat pemerintahan,
tetapi juga tentang pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat di seluruh pelosok negeri.
Pj
Gubernur menegaskan bahwa pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur mencerminkan
upaya pemerintah untuk mengatasi ketimpangan pembangunan antara Jawa dan luar
Jawa. “Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh wilayah
Indonesia merasakan manfaat pembangunan secara merata,” ujarnya. Ia juga
menambahkan bahwa proyek ini akan membuka banyak peluang ekonomi baru bagi
masyarakat setempat, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan
ekonomi regional.
IKN
didesain sebagai kota yang modern dan berkelanjutan, dengan mengedepankan
prinsip-prinsip pembangunan hijau. Pemerintah telah merencanakan berbagai
proyek infrastruktur yang ramah lingkungan, termasuk penggunaan energi
terbarukan dan sistem transportasi yang efisien. Pj Gubernur menilai,
pendekatan ini sejalan dengan semangat Sila Kelima Pancasila yang mengutamakan
kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan.
Lebih
lanjut, Pj Gubernur menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat lokal dalam
proses pembangunan IKN menjadi faktor kunci keberhasilan proyek ini. Dengan
melibatkan masyarakat, pemerintah memastikan bahwa pembangunan tidak hanya
membawa manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung
jawab bersama. “Masyarakat Kalimantan Timur bangga menjadi bagian dari sejarah
besar ini. IKN adalah simbol dari semangat gotong royong dan persatuan bangsa,”
katanya.
Pembangunan
IKN juga diharapkan dapat menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam
menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Pemerintah daerah dan
pusat bekerja sama untuk menciptakan kota yang tidak hanya maju secara ekonomi,
tetapi juga seimbang dalam aspek sosial dan lingkungan. Hal ini, menurut Pj
Gubernur, adalah bentuk nyata dari upaya pemerintah dalam mewujudkan keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Penjabat
Gubernur juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor
swasta dan masyarakat sipil, yang turut berkontribusi dalam pembangunan IKN.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa cita-cita mewujudkan keadilan sosial adalah
tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama dari semua elemen bangsa.
Dengan Ibu Kota Nusantara sebagai
simbol kehadiran negara yang adil dan merata, pemerintah berkomitmen untuk
terus melanjutkan upaya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran
IKN adalah bukti bahwa negara hadir untuk melayani dan membawa kesejahteraan
bagi seluruh rakyatnya, sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
0 Comments
Posting Komentar