Yogyakarta -- Plt. Wakil Kepala Otorita IKN menyampaikan bahwa pembangunan tol menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN) berhasil memangkas waktu tempuh dari Bandara Sepinggan yang sebelumnya 2,5 jam menjadi hanya 70 menit. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas ke kawasan strategis ini yang sedang dalam tahap pengembangan.

Pembangunan infrastruktur jalan tol tidak hanya mempersingkat waktu perjalanan tetapi juga mengoptimalkan efisiensi transportasi antara Bandara Sepinggan dan KIPP. Hal ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas penduduk dan pejabat pemerintahan yang bekerja di kawasan tersebut, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah IKN.

Selain manfaat ekonomis, peningkatan konektivitas ini juga berpotensi untuk meningkatkan daya tarik investasi di IKN. Dengan akses yang lebih baik, investor dan pengembang dapat lebih mudah mengakses lokasi proyek-proyek strategis di kawasan ini, seperti pembangunan infrastruktur publik, real estate, dan fasilitas komersial lainnya.

Dalam visi jangka panjang, pengembangan tol ini juga akan berperan penting dalam mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar IKN dan mengurangi tingkat polusi udara. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur ini tidak hanya berdampak positif bagi ekonomi dan mobilitas, tetapi juga terhadap lingkungan hidup dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Plt. Wakil Kepala Otorita IKN menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan tol guna mendukung percepatan pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara sektor publik dan swasta, Indonesia dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang strategis dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, pembangunan tol menuju KIPP di Ibu Kota Nusantara merupakan langkah penting dalam mendukung visi Joko Widodo untuk membangun infrastruktur yang modern dan efisien, serta mempercepat pengembangan IKN sebagai pusat pemerintahan yang efektif dan inklusif bagi seluruh Indonesia.