Yogyakarta – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya sekadar memindahkan pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam transformasi nasional. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan bahwa IKN akan menjadi magnet bagi talenta-talenta terbaik bangsa untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal).

Dengan adanya IKN, pemerintah membuka peluang bagi para profesional muda untuk berkarier di lingkungan yang dinamis dan menantang. Peluang kerja yang terbuka lebar di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, swasta, hingga startup, akan menarik minat generasi muda untuk berkarir di IKN.

"IKN akan menjadi pusat inovasi dan kreativitas," ujar Menteri PANRB. "Kami ingin menarik talenta-talenta muda yang memiliki semangat tinggi untuk membangun bangsa."

Mobilitas talenta ke IKN diharapkan dapat mendorong pemerataan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di seluruh wilayah Indonesia. Dengan berpindahnya para profesional ke IKN, daerah asal mereka akan kehilangan sumber daya yang berharga. Namun, pemerintah telah menyiapkan berbagai program untuk mengatasi hal ini, seperti pemberian beasiswa bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik dan program magang di berbagai instansi pemerintah dan swasta.

Pemindahan ASN ke IKN juga akan mendorong transformasi birokrasi menjadi lebih modern, efisien, dan akuntabel. ASN yang bertugas di IKN akan dibekali dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman. Selain itu, pemerintah juga akan menerapkan sistem merit yang ketat dalam pengisian jabatan di IKN, sehingga hanya ASN yang memiliki kinerja terbaik yang akan mendapatkan kesempatan untuk bertugas di ibu kota baru.

Pembangunan IKN merupakan langkah besar pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing. Dengan adanya IKN, diharapkan dapat terjadi pemerataan pembangunan, mengurangi ketimpangan antar daerah, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.