Yogyakarta – Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya menjadi simbol pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi pionir dalam penerapan konsep kota hijau atau eco city. Komitmen kuat Otorita IKN dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan semakin nyata dengan diterapkannya pengelolaan sampah berkelanjutan yang mengusung prinsip ekonomi sirkular.

Langkah strategis ini merupakan jawaban atas tantangan global akan perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Dengan menerapkan ekonomi sirkular, Otorita IKN berupaya memaksimalkan nilai guna dari setiap produk dan komponennya. Sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah, kini dilihat sebagai sumber daya berharga yang dapat diolah kembali menjadi produk baru.

Pengurangan Sampah dari Sumber: Kampanye penggunaan kembali (reuse) dan pengurangan penggunaan sekali pakai (single-use) secara masif dilakukan. Hal ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghemat sumber daya alam.

Pemilahan Sampah dari Sumber: Masyarakat diajak untuk memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik didaur ulang.

Fasilitas Pengolahan Sampah Modern: Pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang modern dan berteknologi tinggi menjadi salah satu prioritas. Fasilitas ini akan mampu mengolah berbagai jenis sampah secara efisien dan ramah lingkungan.

Dampak Positif bagi Lingkungan dan Masyarakat

Penerapan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah di IKN membawa sejumlah dampak positif, antara lain:

Berkurangnya volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) akan mengurangi pencemaran lingkungan dan emisi gas rumah kaca. Dengan mendaur ulang sampah, penggunaan sumber daya alam baru dapat dikurangi.

Ekonomi sirkular membuka peluang usaha baru di bidang pengelolaan sampah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan IKN dalam menerapkan konsep kota hijau akan semakin memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang peduli terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Upaya Otorita IKN dalam mewujudkan kota hijau patut diapresiasi. Melalui pengelolaan sampah berkelanjutan yang berbasis ekonomi sirkular, IKN tidak hanya menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dunia. Dengan demikian, cita-cita untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan semakin dekat untuk dicapai.